Apa Itu Kolesterol, HDL, dan LDL

Apa Sebenarnya Kolesterol Itu?

Kolesterol adalah salah satu turunan lemak yang beredar dalam darah kita. Tubuh memang membutuhkan kolesterol tetapi dalam jumlah terbatas. Sebenarnya tubuh sudah memproduksi kolesterol. Selain dari sel-sel tubuh, hati juga menghasilkan sekitar 1 gram kolesterol setiap harinya.

Tubuh juga mendapatkan kolesterol dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari, terutama dari kuning telur, kerang-kerangan (udang, kepiting, dll), jeroan (usus, babat, hati, limpa, otak, ginjal, jantung, dll), serta makanan yang berasal dari susu (mentega, keju, dll).

Kadar kolesterol dalam darah yang dianggap normal adalah tidak lebih dari 200 mg/dl. Seperti minyak di air, kolesterol yang seperti lilin itu tidak larut dalam air. Jadi, agar bisa diangkut maka harus digabungkan dulu dengan molekul lemak dan protein, dimana paket ini disebut sebagai lipoprotein, yang merupakan kendaraan alami untuk membawa kolesterol keseluruh tubuh.

Apa Itu Lipoprotein  & Apa Saja Kandungannya ?

Sebagian besar inti lipoprotein mengandung kolesterol dan trigliserida yang dibungkus protein dan lemak pada bagian luarnya. Jenis-jenis lipoprotein ini memiliki bentuk, fungsi, kandungan jumlah kolesterol, trigliserida, protein yang berbeda-beda dan biasanya diklasifikasikan berdasarkan basis kepadatan dan kekompakannya.

Pengertian LDL

Salah satu yang terpenting adalah lipoprotein berkerapatan rendah atau LDL (Low Density Lipoprotein). LDL terdiri atas lemak dan sedikit protein. LDL bertugas mengangkut 60-80% kolesterol tubuh ke dalam darah. Setelah “berkeliling” dalam darah selama beberapa hari dan sudah terbentuk, LDL akan diserap oleh sel-sel tubuh sebagai bahan pembuat hormon dan sel-sel tubuh.

Tapi karena tidak semua diperlukan, maka kelebihan kolesterol itu akan dibuang dalam darah. Buangan inilah kemudian akan menumpuk pada dinding pembuluh darah, yang menyebabkan timbulnya radang dan menghasilkan plak.

Karena itulah LDL biasa disebut sebagai “kolesterol jahat” karena berperan dalam proses penimbunan lemak pada pembuluh darah. Masalahnya, LDL itu merupakan kemasan kimiawi yang tidak stabil sehingga mudah buyar. Begitu ia memasuki dinding arteri dan buyar, kolesterol yang tidak terpakai akan lepas dan menumpuk pada pembuluh darah yang rentan.

Pengertian HDL

Sedangkan HDL, dikenal sebagai “kolesterol baik”. Terdiri atas protein dan sedikit lemak, HDL membentuk paket yang stabil. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, membuat kolesterol pada HDL juga tidak mudah menggumpal. Lebih jauh, HDL ikut membantu memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh LDL. HDL berlaku seperti “pembersih”, mengangkut LDL yang bertebaran di dinding arteri dan membawanya kembali ke hati untuk dibuang. Karena HDL mencegah terjadinya penimbunan pada dinding arteri, maka semakin tinggi kadar HDL akan semakin baik, karena dianggap sebagai pelindung jantung.

Narasumber: Dr. dr. Raja Adil C. Siregar, MM, Sp.JP(K), FIHA, FICA, FESC, FACC, FAPSIC, FSCAI