fbpx
Wednesday, April 10, 2019

Apa Sebenarnya Kolesterol Itu?

Kolesterol adalah salah satu turunan lemak yang beredar dalam darah kita. Tubuh memang membutuhkan kolesterol tetapi dalam jumlah terbatas. Sebenarnya tubuh sudah memproduksi kolesterol. Selain dari sel-sel tubuh, hati juga menghasilkan sekitar 1 gram kolesterol setiap harinya.

Tubuh juga mendapatkan kolesterol dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari, terutama dari kuning telur, kerang-kerangan (udang, kepiting, dll), jeroan (usus, babat, hati, limpa, otak, ginjal, jantung, dll), serta makanan yang berasal dari susu (mentega, keju, dll).

Kadar kolesterol dalam darah yang dianggap normal adalah tidak lebih dari 200 mg/dl. Seperti minyak di air, kolesterol yang seperti lilin itu tidak larut dalam air. Jadi, agar bisa diangkut maka harus digabungkan dulu dengan molekul lemak dan protein, dimana paket ini disebut sebagai lipoprotein, yang merupakan kendaraan alami untuk membawa kolesterol keseluruh tubuh.

Apa Itu Lipoprotein  & Apa Saja Kandungannya ?

Sebagian besar inti lipoprotein mengandung kolesterol dan trigliserida yang dibungkus protein dan lemak pada bagian luarnya. Jenis-jenis lipoprotein ini memiliki bentuk, fungsi, kandungan jumlah kolesterol, trigliserida, protein yang berbeda-beda dan biasanya diklasifikasikan berdasarkan basis kepadatan dan kekompakannya.

Pengertian LDL

Salah satu yang terpenting adalah lipoprotein berkerapatan rendah atau LDL (Low Density Lipoprotein). LDL terdiri atas lemak dan sedikit protein. LDL bertugas mengangkut 60-80% kolesterol tubuh ke dalam darah. Setelah “berkeliling” dalam darah selama beberapa hari dan sudah terbentuk, LDL akan diserap oleh sel-sel tubuh sebagai bahan pembuat hormon dan sel-sel tubuh.

Tapi karena tidak semua diperlukan, maka kelebihan kolesterol itu akan dibuang dalam darah. Buangan inilah kemudian akan menumpuk pada dinding pembuluh darah, yang menyebabkan timbulnya radang dan menghasilkan plak.

Karena itulah LDL biasa disebut sebagai “kolesterol jahat” karena berperan dalam proses penimbunan lemak pada pembuluh darah. Masalahnya, LDL itu merupakan kemasan kimiawi yang tidak stabil sehingga mudah buyar. Begitu ia memasuki dinding arteri dan buyar, kolesterol yang tidak terpakai akan lepas dan menumpuk pada pembuluh darah yang rentan.

Pengertian HDL

Sedangkan HDL, dikenal sebagai “kolesterol baik”. Terdiri atas protein dan sedikit lemak, HDL membentuk paket yang stabil. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, membuat kolesterol pada HDL juga tidak mudah menggumpal. Lebih jauh, HDL ikut membantu memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh LDL. HDL berlaku seperti “pembersih”, mengangkut LDL yang bertebaran di dinding arteri dan membawanya kembali ke hati untuk dibuang. Karena HDL mencegah terjadinya penimbunan pada dinding arteri, maka semakin tinggi kadar HDL akan semakin baik, karena dianggap sebagai pelindung jantung.

Narasumber: Dr. dr. Raja Adil C. Siregar, MM, Sp.JP(K), FIHA, FICA, FESC, FACC, FAPSIC, FSCAI

Artikel Terbaru

Diagnosis dan Tata Laksana Penderita Ginjal Kronik Tahap Akhir

Penjelasan Penderita Ginjal Kronik Tahap Akhir Penyakit ginjal kronik (PGK) biasanya tidak menunjukk...

Read More

Solusi Restorasi Rahang Tidak Bergigi

Mengetahui Solusi Dari Rahang Tidak Bergigi Rahang tidak bergigi yang diakibatkan oleh kehilangan gi...

Read More

Sudahkah Anda Mengenal Gejala Demam Tifoid Pada Orang Dewasa

Mengenali Gejala Demam Tifoid & Informasi Seputarnya Untuk Kualitas Hidup Yang Lebih Baik Sebelu...

Read More

Ibadah Puasa Untuk Penderita Diabetes

Persiapan Yang Perlu Dilakukan Sebelum Melakukan Ibadah Puasa Bagi penderita diabetes yang ingin men...

Read More

Bahaya Yang Ditimbulkan Oleh Gangguan Tidur Sleep Apnea

Apa Itu Gangguan Tidur Sleep Apnea? Apakah anda pernah mendengar gangguan tidur Sleep Apnea? Ini mer...

Read More
Shares