Nutrisi Pada Anak Yang Harus Diperhatikan

Pentingnya Mengetahui Nutrisi Pada Anak

Nutrisi pada anak sangat penting untuk diperhatikan karena mereka masih berada dalam masa perkembangan dan petumbuhan. Anak bisa berisiko malnutrisi jika kekurangan selera makan dalam waktu lama, hanya mengonsumsi makanan tertentu, atau tidak mengkonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Angka Kecukupan Gizi (AKG) dibuat berdasarkan penelitian terkini untuk kesehatan anak yang optimal. AKG dimaksudkan untuk mempertahankan kesehatan dalam jangka panjang dengan mengurangi risiko terjadinya penyakit kronis dan memcegah kekurangan nutrisi.

Energi

Keperluan energi tergantung pada laju metabolisme basal, kecepatan pertumbuhan, dan aktivitas. Energi dari makanan harus mencukupi untuk pertumbuhan dan aktivitas. Komposisi energi yang dianjurkan adalah 45% hingga 65% dari karbohidrat, 10% hingga 30 % dari protein, dan 25%  hingga 35% dari lemak. Kebutuhan energi total pada anak meningkat sesuai usia anak, berkisar 1000 kkal hinga 2000 kkal.

Protein

Keperluan protein berkurang seiring dengan bertambahnya usia anak, mulai dari 1,1 gram/kilogram berat badan pada masa balita, hingga 0,95 gram/kilogram berat badan pada remaja. Kekurangan protein biasanya terjadi pada anak yang menderita berbagai alergi makanan, anak pemilih makanan, dan tidak tersedianya makanan. Protein bisa diperoleh dari daging, ayam, ikan, telur, susu, keju, kacang-kacangan, tahu, tempe, dan lain-lain.

Vitamin dan Mineral

Berbagai vitamin dan mineral dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Kekurangan asupan vitamin dan mineral dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan penyakit akibat kekurangan mikronutrien. Besi, kalsium, seng, dan vitamin D adalah mikronutrien yang perlu diperhatikan dalam pemberian nutrisi untuk anak.

Besi

Anak berusia 1 tahun hingga 3 tahun berisiko kekurangan zat besi, yang dapat menyebabkan terjadinya anemia. Pertumbuhan yang baik ditandai oleh meningkatnya kadar darah merah anak. AKG zat besi adalah 8mg hingga 20mg. Besi banyak terdapat dalam kerang, daging, hati, kedelai, bayam, kacang merah, sarden, labu, tomat, dan lain – lain.

Kalsium

Kalsium diperlukan untuk pembentukan tulang anak. Kebutuhan kalsium tergantung pada kecepatan penyerapan saluran cerna, asupan protein, vitamin D, dan fosfor. AKG kalsium adalah 650mg hingga 1200mg. Kalsium bisa didapat dari susu, yogurt, keju, tahu, tempe, almond, wijen, hazelnut, sarden, salmon, kerang, udang, okra, kol, kale, brokoli, jeruk, susu kedelai, rumput laut, dan lain-lain.

Seng

Seng diperlukan untuk pertumbuhan anak. Kekurangan seng dapat berakibat terhambatnya pertumbuhan, berkurangnya selera makan, berkurangnya kemampuan pengecapan, dan gangguan penyembuhan luka. AKG seng adalah 3mg hingga 11mg.  Seng terdapat dalam kerang, daging, sereal, kacang-kacangan, ayam, yogurt, oatmeal, keju, susu, kacang polong, dan lain-lain.

Vitamin D

Vitamin D diperlukan untuk membantu penyerapan kalsium, dan dapat mencegah berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung dan pembuluh darah, dan diabetes. Vitamin Dcdapat terbentuk di kulit setelah terpapar sinar matahari & banyak terdapat dalam minyak hati ikan cod, salmon, jamur, tuna, susu, yogurt, margarine, ikan sarden, hati, telur, sereal, keju, dan lain-lain.

Narasumber: Dr. M. Ingrid Budiman, Sp.GK