fbpx Skip to content

Pentingnya Melakukan Cuci Hidung

Pentingnya Cuci hidung

Hidung merupakan salah satu organ tubuh kita yang dapat menyaring udara masuk melalui rambut – rambut halus yang dimilikinya, sebagai organ pertahanan tubuh serta sebagai alat penghidu. Pilek, hidung tersumbat, bersin adalah keluhan hidung yang sering dikeluhkan pasien. Ternyata ini berhubungan dengan saluran pernapasan bagian atas loh, khususnya hidung.

Setiap harinya hidung kita dilwati 10000 sampai 15000 liter udara setiap harinya. Setiap liter udara mengandung berjuta juta partikel. Partikel-partikel tersebut hinggap di hidung dan dapat memicu suatu peradangan. Sehari – hari polutan bebas masuk ke hidung kita, pencemaran udara pun mulai banyak terjadi.  Udara yang dihirup akhirnya mengandung zat-zat yang tidak baik untuk kesehatan, bahkan berbahaya. Hidung akhirnya bekerja lebih keras. Akibatnya, sistem mukosilier  yang berfungsi melembabkan dan menyapu kotoran akan rusak. Hidung yang lembab akan menjadi  kering. Proses penyaringan udara yang masuk pun akan terganggu, sehingga kotoran, debu , dan polutan akan menumpuk di hidung. Akibat lainnya, infeksi  mudah terjadi, sehingga Anda mudah mengalami pilek. Oleh karena itu,kita bisa mencoba untuk menerapkan cuci hidung dalam rutinitas sehari – hari.

Cuci Hidung

Cuci hidung adalah kegiatan membilas hidung dari bakteri dan udara kotor dengan menggunakan larutan fisiologis .

Manfaat Cuci Hidung

  • Membersihkan debu dan kotoran yang menumpuk pada hidung
  • Mencegah infeksi pada rongga hidung,sauran nafas, dan paru-paru
  • Mengurangi gejala pada kasus alergi dan sinusitis
  • Membuat hidung terasa bersih dan segar
  • Membersihkan lendir yang kental
  • Melembabkan hidung yang kering akibat lingkungan yang dingin atau infeksi

Siapa saja yang bisa cuci hidung

  1. Orang dewasa sehat
  2. Anak – anak
  3. Geriatri
  4. Orang yang memiliki riwayat alergi hidung, sinusitis, sakit pada saluran napas, atau penyakit lain atas instruksi dokter

Kapan Cuci Hidung

  • Orang sehat : 2x ( minimal 10-30 cc) perhari
  • Untuk pencegahan : misalnya setelah paparan polusi ataupun setelah mengunjungi orang sakit dapat dilakukan 2x ( jumlah lebih banyak)
  • Orang sakit : 3x ( + tengah hari ) dengan jumlah lebih banyak

Bagaimana Langkah – Langkah nya

  1. Siapkan Nacl 0,9%, transofix,spuit 10 cc tanpa jarum dan gelas bersih
  2. Cuci tangan terlebih dahulu
  3. Tuangkan carian pencuci hidung ke dalam wadah
  4. Ambil cairan menggunakan spuit ( Tanpa Jarum )
  5. Miringkan kepala ke kiri jika ingin menyemprotkan ke hidung kanan, dan sebaliknya, sambil buka mulut tahan napasnya
  6. Arahkan spuit ke bagian lubang hidung sambil arahkan untuk di semprotkan ke hidung bagian dinding hidung bagian luar, sambil mulut dibuka
  7. Semprotkan ke dalam lubang hidung
  8. Biarkan cairan keluar dari lubang hidung satunya
  9. Bersihkan hidung dengan tissue
  10. Buang tissue ke tempat sampah
  11. Ulangi pada lubang hidung lainnya.
  12. Cuci tangan setelah cuci hidung

Tindakan cuci hidung ini aman dan memberikan manfaat yang baik bila dilakukan rutin. Untuk info lebih lanjut dapat mengujungi poliklinik THT-KL kami. Selamat mencoba.. Save your Nose!

Narasumber: Dr. Hemastia Manuhara Harba’i, Sp. THT- KL

Share

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on print
Play Video