Mata Terpapar Abu Vulkanik? Kenali Risiko dan Cara Melindungi Mata Anda
Abu vulkanik bukan hanya dapat mengganggu pernapasan. Partikel abu yang masuk ke mata dapat menyebabkan iritasi hingga melukai permukaan kornea. Kenali gejalanya dan lakukan perlindungan yang tepat.
Erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan penyebaran abu vulkanik ke wilayah terdampak. Selain dapat mengganggu saluran pernapasan, paparan abu vulkanik juga dapat berdampak pada kesehatan mata.
Bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan hujan abu atau kualitas udara yang menurun, melindungi mata menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan.
Mengapa Abu Vulkanik Bisa Mengganggu Mata?
Abu vulkanik mengandung partikel dengan ukuran mulai dari kasar hingga sangat halus. Ketika partikel tersebut masuk ke mata, dapat terjadi iritasi pada permukaan mata.
Partikel abu juga dapat menimbulkan sensasi seperti ada pasir atau benda asing di dalam mata. Jika mata kemudian digosok, gesekan tersebut berpotensi memperparah iritasi dan bahkan menyebabkan luka pada permukaan kornea.
Kenali Gejala Mata Setelah Terpapar Abu Vulkanik
Setelah berada di lingkungan yang terpapar abu vulkanik, perhatikan beberapa keluhan berikut:
- Mata merah
- Mata terasa perih atau panas
- Mata berair
- Mata terasa gatal
- Sensasi seperti kemasukan pasir atau benda asing
- Mata terasa tidak nyaman
- Nyeri pada mata
- Gangguan penglihatan
Gejala seperti mata merah dan nyeri perlu mendapatkan perhatian karena dapat menjadi tanda adanya gangguan pada permukaan mata.
Apa yang Harus Dilakukan Bila Abu Vulkanik Masuk ke Mata?
1. Jangan Mengucek Mata
Ketika terdapat partikel abu di permukaan mata, mengucek mata dapat meningkatkan gesekan antara partikel tersebut dengan permukaan mata.
2. Bilas Mata
Jika mata terkena abu, bilas menggunakan air bersih mengalir atau cairan pembilas mata steril.
3. Hindari Penggunaan Lensa Kontak
Selama terjadi hujan abu, sebaiknya hindari penggunaan lensa kontak karena dapat meningkatkan rasa tidak nyaman pada mata yang terpapar.
4. Jangan Memaksakan Aktivitas Jika Mata Terasa Sakit
Jika setelah dibilas mata tetap terasa nyeri, merah, atau penglihatan terganggu, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Bagaimana Mencegah Terpapar Abu Vulkanik?
Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menjaga kesehatan mata saat terjadi paparan abu vulkanik.
- Batasi aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan abu
- Gunakan kacamata pelindung tertutup atau goggles
- Hindari menyentuh atau mengucek mata dengan tangan yang mungkin terkontaminasi abu
- Bersihkan diri dan ganti pakaian setelah kembali dari luar rumah
- Tutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya abu ke dalam rumah
Bagaimana Dengan Anak?
Anak juga perlu mendapatkan perlindungan khusus saat terjadi hujan abu atau penurunan kualitas udara.
Orang tua sebaiknya membatasi aktivitas anak di luar rumah ketika terjadi hujan abu.
Jika anak harus berada di luar, perlindungan mata dengan kacamata pelindung tertutup dapat dipertimbangkan sesuai kondisi dan kemampuan anak menggunakannya dengan aman.
Kapan Harus Memeriksakan Mata ke Dokter Spesialis Mata?
Tidak semua paparan abu vulkanik menyebabkan gangguan mata berat. Namun, jangan mengabaikan gejala yang menetap atau semakin berat.
Segera periksakan diri ke Dokter Spesialis Mata apabila:
- Mata terasa sangat nyeri
- Mata merah setelah terpapar abu
- Penglihatan menjadi kabur atau terganggu
- Sensasi benda asing tidak membaik setelah mata dibilas
- Mata terus-menerus berair atau terasa sangat tidak nyaman
- Keluhan mata semakin berat
Jangan Anggap Sepele Mata yang Terasa "Kemasukan Pasir"
Mata yang terasa seperti kemasukan pasir setelah berada di lingkungan yang dipenuhi abu vulkanik dapat menjadi tanda iritasi akibat partikel abu.
Jangan mengucek mata. Bilas dengan air bersih mengalir atau cairan pembilas mata steril, kemudian perhatikan apakah keluhan membaik.
Jika mata tetap merah, nyeri, atau penglihatan terganggu, jangan menunda pemeriksaan.
Lindungi Mata Anda dan Keluarga dari Abu Vulkanik
Erupsi gunung api merupakan kondisi yang tidak dapat kita kendalikan. Namun, paparan abu vulkanik dapat dikurangi dengan langkah perlindungan yang tepat.
Gunakan pelindung mata ketika harus berada di luar ruangan, hindari mengucek mata, dan segera lakukan pemeriksaan jika muncul keluhan yang menetap atau semakin berat.
Konsultasikan kondisi mata Anda dengan Dokter Spesialis Mata Bethsaida Healthcare untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
- Evaluasi iritasi mata akibat paparan abu vulkanik
- Pemeriksaan kondisi permukaan mata dan kornea
- Penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan pasien