
"Memiliki kompetensi dalam pencegahan, diagnosis, pengobatan, rehabilitasi, dan pemantauan penyakit pada pasien dewasa (usia ≥18 tahun), baik penyakit akut maupun kronis.
1. Kompetensi Pelayanan Klinis Umum
Anamnesis dan Pemeriksaan Fisik secara sistemik dan komprehensif.
Menegakkan diagnosis klinis.
Menentukan rencana pemeriksaan penunjang.
Interpretasi Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan laboratorium.
Elektrokardiografi (EKG).
Foto rontgen.
CT Scan dan MRI sesuai indikasi.
USG dasar sesuai kompetensi.
2. Kompetensi Penatalaksanaan Penyakit Sistem Kardiovaskular
Hipertensi.
Gagal jantung.
Penyakit jantung koroner.
Dislipidemia.
Aritmia yang dapat ditangani secara konservatif.
Pencegahan penyakit kardiovaskular.
3. Kompetensi Penatalaksanaan Penyakit Endokrin dan Metabolik
Diabetes Mellitus Tipe 2
Hipoglikemia dan hiperglikemia.
Obesitas.
Hipertiroidisme.
Hipotiroidisme.
Sindrom metabolik.
Osteoporosis.
4. Kompetensi Penatalaksanaan Penyakit Gastroenterologi dan Hepatologi
Gastritis.
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Tukak lambung.
Hepatitis.
Sirosis hati.
Penyakit hati berlemak (NAFLD).
Penyakit radang usus.
5. Kompetensi Penatalaksanaan Penyakit Respirasi
Asma
Penyakit Paru Obstruktif Kronik
Pneumonia.
Tuberkulosis dewasa.
Efusi pleura.
6. Kompetensi Penatalaksanaan Penyakit Ginjal dan Hipertensi
Penyakit ginjal kronik.
Gangguan elektrolit.
Cedera ginjal akut (AKI).
Hipertensi sekunder.
Persiapan dan pemantauan pasien dialisis.
7. Kompetensi Penatalaksanaan Penyakit Infeksi
Demam tifoid.
Dengue.
Sepsis.
Infeksi saluran kemih.
Pneumonia infeksius.
Infeksi oportunistik pada pasien imunokompromais.
8. Kompetensi Penatalaksanaan Penyakit Reumatologi dan Autoimun
Rheumatoid arthritis.
Lupus eritematosus sistemik.
Gout arthritis.
Osteoarthritis.
Vaskulitis.
9. Kompetensi Penatalaksanaan Penyakit Hematologi
Anemia.
Kelainan pembekuan darah.
Trombositopenia.
Kelainan hematologi non-maligna.
10. Kompetensi Kegawatdaruratan Penyakit Dalam
Krisis hipertensi.
Ketoasidosis diabetik.
Hipoglikemia berat.
Syok sepsis.
Gangguan elektrolit berat.
Acute Coronary Syndrome (ACS).
Gagal napas non-trauma.
11. Kompetensi Tindakan Klinis
Pemasangan dan interpretasi EKG.
Pungsi pleura (torakosentesis).
Pungsi asites (parasentesis).
Aspirasi dan injeksi sendi.
Resusitasi jantung paru (RJP).
Pengelolaan akses vena sentral sesuai kewenangan dan kompetensi.
Pengelolaan ventilasi non-invasif.
12. Kompetensi Promotif dan Preventif
Edukasi gaya hidup sehat.
Pencegahan penyakit kronis.
Manajemen faktor risiko kardiovaskular.
Konseling nutrisi dan aktivitas fisik.
Program skrining kesehatan dewasa."
Program Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Rs. Hermina Cilegon
RS Krakatau Medika